Coffee atau Kopi dalam bahasa Indonesia secara luas dikenal sebagai minuman stimulan yang dibuat dari biji kopi. Kopi pertama kali dikonsumsi orang diabad ke 9 didaerah dataran tinggi Ethiopia, dari sana lalu menyebar ke Mesir dan Yaman lalu diabad ke 15 menyebar ke Armenia, Persia, Turki dan Afrika Utara. [more]
|
Sejarah K |
|
Kopi di Bali, Flores dan Papua
Bali
Didaratan tinggi Kintamani diantara gunung Batukaru dan
gunung Agung merupakan tempat yang baik untuk perkebunan
kopi di Bali. Banyak petani yang merupakan bagian dari Subak
Abian yang berlandaskan filosofi Hindu “Tri Hita Kirana”
menanam kopi disini.
Berdasarkan filosofi tersebut, 3 hal utama menuju
kebahagiaan adalah Kedekatan diri pada Tuhan, Sesama dan
Lingkungan.
Di Bali ada Geographic Indication [GI] yang didukung
pemerintah setempat dan menjaga kopi Kintamani dari campuran
atau disalahgunakan pihak ketiga.
Secara umum, “Balinese Coffee” diproses secara hati-hati
dengan kontrol yang ketat, menggunakan metode pengeringan
yang baik sehingga menghasilkan kopi yang manis, lembut dan
konsisten dalam mutunya,
Pulau Flores yang panjangnya hanya 360 mile berlokasi
sekitar 200 mile sebelah timur Bali, kondisi tanahnya yang
rawan karena sejumlah gunung yang aktif justru sangat ideal
untuk tanaman seperti kopi. Kopi Arabica tumbuh diketinggian
1200 – 1800 m dilereng pegunungan dan kopi disini berbau
harum seperti wangi coklat.
Ada 2 daerah di Papua yang terkenal kopinya yaitu dilembah
Baliem ditengah pegunungan Jayawijaya dan di lembah Kamu
didaerah Nabire dan kedua daerah ini mempunyai ketinggian
antara 1400 – 2000 m yang sangat baik buat tumbuhnya jenis
kopi arabica. Produksi kedua tempat ini mencapai 320 ton
pertahun. |