About Coffee

      Sejarah Coffee
     
Coffea Arabica
     
Coffea canephora [Robusta]
     
Coffea Liberica

Artikel Kopi

Sejarah Kopi di Indonesia

      - Kopi di Indonesia

      - Madahiling, Linthong, Gayo

      - Toraja, Kalosi dan Gowa

      - Bali, Flores dan Papua

      - Proses Pengolahan Kopi

Gallery
Gallery Coffee dari seluruh penjuru dan pelosok Indonesia        [more...]
About Us
Tentang kami dan kenapa kami tertarik dengan "Coffee"
 [more...]

Sejarah Coffee

Coffea arabica adalah spesis coffee yang berasal dari Ethiopia dan Yaman, dikenal juga sebagai "coffee shrub of Arabia", "mountain coffee" atau "arabica coffee". Coffea arabica diketahui sebagai spesis kopi pertama yang ditanam, tumbuh didaerah barat daya Arab lebih dari 1000 tahun yang lalu.

 

Coffea arabica menghasilkan kopi yang lebih baik dibandingkan Coffea canephora [robusta], Arabica mengandung lebih sedikit Caffeine, tinggi bisa mencapai 9 – 12 meter, bunganya putih dengan garis tengah 10-15 mm, buah kopi sendiri berdiameter 10-15 mm dan berwarna merah terang terkadang ungu, biasanya berisikan 2 biji kopi dalam satu buahnya.   

Coffea arabica memerlukan sekitar 7 tahun untuk siap diolah buahnya dengan baik, sangat baik tumbuh didaerah yang curah hujannya sekitar 1-1.5 meter sepanjang tahun. Ketinggian tanah juga yang baik sekitar 1300 – 1500 m dpl dengan ketinggian maksimum 2800 m, tumbuhan ini sangat tahan dengan temperatur yang rendah asal tidak bersalju, temperatur yang baik sekitar 20 °C (68 °F).

Dalam perkebunan kopi biasanya ketinggian pohon kopi dipertahankan sekitar 5m untuk memudahkan perawatan.  Dua sampai empat tahun setelah penanaman, Coffea arabica mulai berkembang kecil, putih dan berbau harum. Wanginya hampir seperti wangi bunga melati dan sangat indah pemandangannya saat bunga mulai berkembang tatkala matahari mulai bersinar. Bunga ini akan berubah menjadi buah kopi yang berwarna hijau tua lalu perlahan berubah menjadi kuning, merah muda dan akhirnya merah tua berkilat.

Pemetikan buah kopi biasanya dilakukan secara bertahap menggunakan tenaga manusia agar bisa diseleksi kematangan dari buah kopi, jangan terlalu muda dan jangan terlalu tua agar dihasilkan mutu yang terbaik.

 Setiap pohon kopi bisa menghasilkan 0.5-5 kg biji kopi, tergantung dari besar pohonnya dan bagaimana cuaca pada tahun tersebut, misal curah hujanna cukup atau tidak dan sebagainya.

Untuk kondisi yang tepat seperti di Jawa, kopi bisa tumbuh setiap saat dan pemetikan juga bisa dilakukan secara berkala, di Brazil biasanya panen hanya bisa dilakukan pada saat musim tertentu saja.

Kopi Arabica mulai diproduksi di Indonesia sejak tahun 1699 didaerah Jawa dan Sumatra dan dikenal dengan kualitas yang bagus karena beratnya serta “low acidity” sehingga sangat ideal untuk campuran kopi yang “high acidity” seperti kopi dari Amerika Tengah dan Afrika Timur.

 
==============================================

Kopi dari spesies Coffea arabica memiliki rasa yang kaya daripada Coffea robusta. C. arabica memiliki banyak varietas. Tiap varietas memiliki ciri yang unik. Beberapa varietas yang terkenal meliputi:

Kopi Kolombia (Colombian coffee) - pertama kali diperkenalkan di Kolombia pada awal tahun 1800. Saat ini kultivar Maragogype, Caturra, Typica dan Bourbon ditanam di negeri ini. Jika langsung digoreng, kopi Kolombia memiliki rasa dan aroma yang kuat. Kolombia adalah penghasil kopi kedua terbesar di dunia setelah Brasilia. Sekitar 12% kopi di dunia dihasilkan di negara ini

Colombian Milds — Varietas ini termasuk kopi dari Kolombia, Kenya dan Tanzania. Semuanya adalah jenis kopi arabica yang telah dicuci.  

Biji kopi yang belum digoreng dari varietas C. arabica

Costa Rican Tarrazu — dari (en)"San Marcos de Tarrazu valley" di pegunungan di luar San José, Costa Rica.

Guatemala Huehuetenango — Ditanam di ketinggian 5000 kaki di bagian utara Guatemala.

Ethiopian Harrar — dari Harar, Ethiopia

Ethiopian Yirgacheffe — dari daerah di kota Yirga Cheffe di provinsi Sidamo (Oromia) di Ethiopia.

Hawaiian Kona coffee — ditanam di kaki pegunungan Hualalai di distrik Kona di Hawaii. Kopi diperkenalkan pertama kali di kepulauan ini oleh Chief Boki. Ia adalah gubernur Oahu pada tahun 1825.

Jamaican Blue Mountain Coffee — dari Blue Mountains di Jamaika. Kopi ini memiliki harga yang mahal karena kepopulerannnya.

Kopi Jawa (Java coffee) — dari pulau Jawa di Indonesia. Kopi ini sangatlah terkenal sehingga nama Jawa menjadi nama identitas untuk kopi.

Kenyan — terkenal karena tingkat keasamannya dan rasanya.

Mexico - memproduksi biji kopi yang keras.

Mocha — Kopi dari Yemen dahulunya diperdagangkan di pelabuhan Mocha di Yemen.Yemeni coffee traded through the once major port of Mocha. Jangan disalahartikan dengan cara penyajian kopi dengan coklat.

Santos - dari Brasilia. Memiliki tingkat keasaman yang rendah. (en) [1]

Sumatra Mandheling dan Sumatra Lintong — Mandheling dinamakan menurut suku Batak Mandailing di Sumatra utara di Indonesia. Lintong dinamakan menurut nama tempat Lintong di Sumatra utara. Sedangkan Kopi Gayo berasal dari Dataran Tinggi Gayo — Gayo adalah nama Suku Asli di Aceh — yang meliputi Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah. Kopi Gayo disebut-sebut sebagai Organic Coffee terbaik di dunia.

Sulawesi Toraja Kalosi — Ditanam di daerah pegunungan tinggi di Sulawesi. Kalosi adalah nama kota kecil di Sulawesi, yang merupakan tempat pengumpulan kopi dari daerah sekitarnya. Toraja adalah daerah pegunungan di Sulawesi tempat tumbuhnya kopi ini. Kopi dari Sulawesi ini memiliki aroma yang kaya, tingkat keasaman yang seimbang (agak sedikit lebih kuat dari kopi Sumatra) dan memiliki ciri yang multidimensional. Warnanya coklat tua. Kopi ini cocok untuk digoreng hingga warnanya gelap. Karena proses produksinya, kopi ini dapat mengering secara tidak teratur. Walau demikian biji yang bentuknya tidak teratur ini dapat memperkaya rasanya.

Tanzania Peaberry — di tanam di Gunung Kilimanjaro di Tanzania. "Peaberry" artinya biji kopi ini hanya satu dalam setiap buah. Tidak seperti layaknya dua dalam satu buah. Ini biasanya tumbuh secara alami pada 10% dari hasil panen kopi.

Uganda - Meskipun sebagian besar penghasil kopi robusta. Ada juga kopi arabica berkualitas yang dikenal sebagai Bugishu.