Coffee
atau
Kopi dalam bahasa Indonesia secara luas dikenal sebagai
minuman stimulan yang dibuat dari biji kopi. Kopi pertama kali
dikonsumsi orang diabad ke 9 didaerah dataran tinggi Ethiopia, dari
sana lalu menyebar ke Mesir dan Yaman lalu diabad ke 15 menyebar ke
Armenia, Persia, Turki dan Afrika Utara. Oleh kaum Muslim lalu kopi
diperkenalkan ke Italy dan bagian Eropa yang lain kemudian Indonesia
serta Amerika. Saat ini kopi adalah salah satu minuman yang paling
terkenal didunia.

Ada 2 jenis kopi yang termasuk tumbuhan Coffea yaitu Coffea
canephora [dikenal juga dengan nama Coffea Robusta] dan Coffea
arabica, tanaman kopi banyak terdapat di Amerika latin seperti
Brazil, Asia Tenggara dan juga di Afrika. Buah kopi biasanya setelah
dipetik kemudian diproses lalu dikeringkan, suhu pengeringan saat
digongseng sangat tergantung dengan rasa kopi yang dikehendaki
karena panas akan menghilangkan aroma dan rasa kopi itu sendiri.
Kopi sendiri bisa dihidangkan dengan berbagai macam cara dan rasa.
Kopi ternyata juga memainkan peranan penting dalam masyarakat, di
Afrika dan Yaman ada semacam upacara meminum kopi. Gereja di
Ethiopia pernah melarang kopi sampai datangnya Menelik II dari
Ethiopia, kopi juga pernah dilarang di Ottoman, Turki karena masalah
politik saat itu.
Saat ini kopi merupakan bahan eksport yang sangat penting seperti
data tahun 2004 yang menunjukan kopi merupakan komoditi eksport
utama di 12 negara dan ditahun 2005 manjadikan kopi sebagai
penghasil devisa nomor 7 dari hasil pertanian dunia.
Asal muasal nama Kopi
Kata Coffee berasal dari Inggris dan sudah mulai dipakai sejak tahun
1600an, di Italia dinamakan Caffe, kata-kata itu berasal dari Turki,
Kahve yang diambil dari
bahasa Arab,
qahweh.
Di Arab sendiri tidak diketahui maksudnya, apakah karena berasal
dari daerah Kaffa, suatu
tempat di barat Ethiophia ataukah dari kata “qahwat al-bunn” yang
berarti “anggur dari biji”. Di Eritria kata “bunn” juga diartikan “anggur
dari biji”

Bagian dari Tanaman Kopi
Sejarah Kopi
Menurut legenda, sekitar abad 9 para penggembala biri-biri di
Ethiopia sudah menggunakan biji kopi untuk mengobati ternak mereka
yang sakit dan meminum kopi untuk meningkatkan stamina mereka. Nama
julukan penggembala ini “Kaldi”, dari sinilah biji kopi lalu
tersebar ke Mesir dan Yaman. Di Arab, kopi diolah sejak dulu sampai
sekarang dengan metode yang sama, lalu pada abad 15 mulailah kopi
menyebar ke Persia, Turki dan Afrika Utara.

Molekul dari Caffeine
Tahun 1583, Leonhard Rauwolf, seorang ahli fisika Jerman memberikan
keterangan mengenai kopi sebagai berikut :
“A beverage as black as ink, useful against numerous illnesses,
particularly those of the stomach. Its consumers take it in the
morning, quite frankly, in a porcelain cup that is passed around and
from which each one drinks a cupful. It is composed of water and the
fruit from a bush called bunnu”
Imperium Islam memperkenalkan kopi ke Italia sampai pernah Paus
Clement VIII ditahun 1600 melarang minum kopi karena dikenal sebagai
minuman “orang muslim”.
Kedai kopi pertama di Eropa dibuka di Italia tahun 1645, Orang
Belanda yang bernama Pieter van den Broeck pernah menyelundupkan
kopi dari Arab pada tahun 1616 lalu Belanda menyebarkan kopi di Jawa
dan Ceylon, eksport pertama kopi yang ditanam di Indonesia ke
Belanda dimulai pada tahun 1711.
Kopi mulai terkenal di Inggris melalui British East India Company,
lalu di Perancis tahun 1657 kemudian di Austria dan Polandia.
Setelah perang tahun 1812 di Amerika, saat Inggris memotong jalur
pengiriman teh, kopi mulai terkenal dan kegemaran minum kopi
meningkat drastis menjadi minuman kegemaran sehari-hari.

Tanaman Kopi.
Kopi merupakan tanaman yang berasal dari Afrika dan Asia Selatan,
termasuk family Rubiaceae dengan tinggi mencapai 5 meter. Daunnya
sekitar 5-10 cm panjang dan 5 cm lebar. Bunga kopi yang berwarna
putih berbunga bersamaan, buah kopi sendiri berbentuk oval
panjangnya sekitar 1.5 cm, berwarna hijau kemudian kekuningan lalu
hitam bila sudah digongseng. Biasanya buah kopi berisikan 2 buah
biji, tetapi sekitar 5 – 10% mempunyai hanya 1 biji saja yang
dinamakan “peaberries”.
Biji kopi siap dipetik saat berumur 7 sampai 9 bulan.
|
Top Ten Green Coffee
Producers — 2005 |
||||
|
Country |
Production (Int $1000) |
Footnote |
Production (MT) |
Footnote |
|
1,781,684 |
C |
2,179,270 |
||
|
809,384 |
C |
990,000 |
* |
|
|
622,986 |
C |
762,006 |
||
|
558,050 |
C |
682,580 |
||
|
254,148 |
C |
310,861 |
F |
|
|
224,829 |
C |
275,000 |
||
|
212,566 |
C |
260,000 |
F |
|
|
177,084 |
C |
216,600 |
F |
|
|
155,860 |
C |
190,640 |
||
|
152,066 |
C |
186,000 |
F |
|
|
No symbol = official
figure,F = FAO estimate, * = Unofficial figure, C =
Calculated figure;
Production in Int $1000
have been calculated based on 1999-2001 international prices |
||||